Kamis, 07 Maret 2013

MUKASYAFAH



Ilmu mukasyafah individu dapat juga dikatakan sebagai sain esoteris mengenai rahasia-rahasia transenden yang disebutkan dalam al-Qur'an yang tidak dapat dicapai oleh masyarakat awam. Oleh karena itu manusia harus dicegah untuk menekuni rahasia-rahasia ini dan sebaliknya mereka didorong untuk mencari subyek-subyek yang dibolehkan hukum Islam.
Ilmu mukasyafah dalam kehidupan dapat digolongkan ke dalam dua bentuk, yaitu mukasyafah Rububiyah dan mukasyafah ghoibiyah.

<skrip asinkron src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-2609852498490974"
     crossorigin="anonim"></script>

Rububiyah m aknanya, menyakini bahwa Allah adalah Dzat yang menciptakan, menghidupkan, mematikan, memberi rizki, mendatangkan segala mamfaat dan menolak segala mudharat. Rububiyah digolongkan ke dalam : Tauhid Rububiyah, Tauhid Uluhiyah, Tauhid Asma Wa Sifat.
Ghoibiyah , masalah metafisika sesuatu yang abstrak dan mencoba untuk kita kongkritkan ke dalam dunia nyata, maka sebagai pemuas hasil akhir adalah batiniah, karena walaupun kongkrit tapi bentuknya masih abstrak.
Ada dua kubu yang saling bertentangan dalam masalah ghoibiyah ini, adalah :
1.                  Kubu yang dituntun oleh Malaikat
2.                   Kubu yang dituntun oleh Syetan.
Tarekat berasal dari kata 'thariqah' yang artinya 'jalan'. Jalan yang dimaksud di sini adalah jalan untuk menjadi orang bertaqwa, menjadi orang yang diredhoi Allah swt, sedangkan Tasawuf adalah membersihkan hati dan anggota-anggota lahir daripada dosa-dosa, kesalahan dan kesilapan". Artinya bersih luar dan bersih di dalam.
  • Bersih di dalam: Maksudnya membersihkan hati daripada riyak, ujub, pendendam dan lain-lain mazmumah, lebih-lebih lagi dari syirik.
  • Bersih di luar: Maksudnya bersih dari membuat yang haram, berpakaian yang haram, bercakap yang haram, menjaga mata, telinga daripada melihat dan mendengar yang haram serta lain-lain.
Dimana kedua-duanya bertujuan mendekatkan diri kepada Alloh SWT agar mendapatkan mukasafah dariNya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar