Ketika saya membaca subuah judul argumentasi, saya agak terkejut dengan kata-katanya, yaitu " Mengejar Kebahagiaan Dunia Adalah Kebodohan ". Tetapi setelah saya kaji lebih jauh dan jauh dengan pendekatan rokhaniah dan pendekatan emosional, ternyata statemen tersebut adalah benar.
Rasional 1.
Kalau kita hanya mengejar kebahagiaan dunia, rasanya kita tidak punya waktu untuk keperluan lain, kecuali hanya berpikir uang-uang, yang akhirnya kita akan jatuh sakit karena uang dan jatuh sakit pula karena banyak uang. Karena pada dasarnya kebahagiaan dunia ukuran yang paling mendekati signifikan kebenarannya adalah uang, dengan sedikit uang kita menjadi gelisah resah yang akhirnya jatuh sakit, begitu juga dengan banyaknya uang kita menjadi bingung untuk menjaganyanya, akhirnya sakit juga. Lalu dimana letak kebahagiaan yang kita anginkan.
Rasioanal 2.
Sekarang kita coba berfikir sebaliknya, kalau kita berfikir kebahagiaan akherat, apakah kita akan bahagia, dan stetemen ini apakah benar. Marilah kita kaji lebih jauh dan jauh lagi.
Kalau kita berfikir kebahagiaan akherat, tentunya kita akan menjauh bahkan menghindari yang namanya perbuatan yang mendatangkan dosa, artinya kita akan selalu mendekatkan diri kita kepada Tuhannya, dengan taat menjalankan segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya. Dengan ketaatan kita ini hati kita akan menjadi tenang, pikiran kita akan menjadi cerah, hati kita akan menjadi bahkan selalu gembira, sehingga secara otomatis dampaknya akan membawa ketenangan juga didunia baik didalam kita bekerja ataupun didalam kehidupan kita. Sehingga dengan demikian kebahagiaan yang kita dambakan akan lebih terwujudkan.
Rasional 3.
Dengan berfikir terhadap kebahagiaan akherat, maka kita akan menjaga segala organ tubuh kita, baik tangan, kaki, mata, pendengaran, mulut, dan penciuman kita agar tidak melakukan hal-hal yang tercela, dan juga terhadap rasa dan rasio kita yang tak nampak, kita akan menjaganya dari perbuatan-perbuatan yang menimbulkan rasa yang tidak baik, sehingga kita akan tenang dan akhirnya kita akan dapat berfikir secara baik dan rasional, dengan demikian kita akan dapat membedakan kehidupan duniawi ini dengan baik. Pada akhirnya secara otomatis kita akan mendapatkan perasaan kebahagiaan hidup didunia ini.
Rasional 4.
Akhirnya kesimpulan kita pada dasarnya kehidupan didunia ini adalah cerminan kehidupan akherat, dengan kehidupan akherat yang baik dan sempurna, maka imbasnya pasti kehiduipan didunia ini akan baik dan bahagia juga.
Dengan demikian marilah kita coba untuk meningkatkan pendekatan rukhaniah kita, dan pendekatan emsional kita, agar kita dapat berjalan dengan sempurna didalam memacu kecerdasan intelektual kita. Semoga kita akan selalu dapat petunjukNya dan bimbingaNya didalam hidup ini.