Matematika mengajarkan dengan ilmu pastinya, bahwa :
" jika kebenaran, akan menghasilkan kebaikan " dan
" Jika kesalahan, akan menghasilkan keburukan "
Hidup kita sebenarnya adalah cerminan dari hukum tersebut:
Hidup kita meliputi :
- pola sikap,
- pola makan, dan minum,
- pola beribadah, dll.
Bila kita berfokus kepada kedua cermin tersebut insyaAlloh akan aman, sebagai contoh, makanlah dan minumlah secukupnya, janganlah makan dan minum berlebihan, jangalah makan barang-barang yang memabukkan ( makanan yang beralkohol ), atau yang mematikan ( makanan yang mengandung racun ).Bila kita taati aturan tersebut kita akan aman didalam kesehatan jiwa dan raga kita, bila kita langgar apalah jadinya.
Mudah-mudahan kita termasuk kedalam orang-orang yang mendapat petunjukNya. amin.
Rabu, 22 September 2010
RENUNGAN MALAM
Suatu malam dihari yang sunyi sepi, kudengarkan subuah syair bait lagu dengan sendu dan menyejukkan hati, dimana aku merasakan terketuk hatiku untuk lebih mengenalnya, jauh.......sejauhnya, hingga aku merasakan kehadiranNya, walau hanya seonggok rasa, tenang, aman, damai dan menyenangkan yang bila dinilai dengan kenikmatan dunia, tiada taranya. Semilir mengalir bagai semilirnya angin mamiri, berjalan diatas sajadah permukaan hati, mengalunkan sejuta angan dan harapan.
Sebait lagu itu :
" Aku jauh Engkau jauh, aku dekat Engkau dekat " cuplikan bait lagu BIMBO
" Oh Tuhan berilah petunjukkMu, agar kujadikan pegangan hidupku, apakah salahku, dan apa dosaku hingga ku begini " cuplikan bait lagu Sam DELOID.
" Yang dia tahu Tuhan penyayang umatNya, oh apa yang terjadi terjadilah,yang dia tahu hanyalah menyambung nyawa " cuplikan bait lagu Titik Puspa.
Dari ketiga bait lagu itu, betapa inginnya kita mendekat agar mendapat petunjukNya, sebab Dialah Yang Maha Pengasih dan Penyayang, agar dilimpahkan rasa kasih sayangnya didalam jiwa sanubari kita, hingga terpancar kedalam nuangsa kehidupan alam maya ini. Dialah Yang Maha Pandai, Maha Kaya, alangkah nistanya bila kita tak menyadarinya, sehingga kita jauh dari berkah, dan marilah kita ketuk hati kita yang paling dalam agar merasakan adanya bisikan kalbu yang membawa kita kepada petunjukNya, dan mendapatkan kelapangan dada didalam setiap langkah kita.
Oh janganlah berputus asa, sebab putus asa adalah dosa, sayangilah dirimu, betapa mulianya hingga manusia terpilih sebagai makhluk yang paling mulia diatas bumi ini.
Hanya kepadaMulah aku memohon ditunjukkan jalan yang lurus yang mendapat ridhoMu, dan safaatMu.
Sebait lagu itu :
" Aku jauh Engkau jauh, aku dekat Engkau dekat " cuplikan bait lagu BIMBO
" Oh Tuhan berilah petunjukkMu, agar kujadikan pegangan hidupku, apakah salahku, dan apa dosaku hingga ku begini " cuplikan bait lagu Sam DELOID.
" Yang dia tahu Tuhan penyayang umatNya, oh apa yang terjadi terjadilah,yang dia tahu hanyalah menyambung nyawa " cuplikan bait lagu Titik Puspa.
Dari ketiga bait lagu itu, betapa inginnya kita mendekat agar mendapat petunjukNya, sebab Dialah Yang Maha Pengasih dan Penyayang, agar dilimpahkan rasa kasih sayangnya didalam jiwa sanubari kita, hingga terpancar kedalam nuangsa kehidupan alam maya ini. Dialah Yang Maha Pandai, Maha Kaya, alangkah nistanya bila kita tak menyadarinya, sehingga kita jauh dari berkah, dan marilah kita ketuk hati kita yang paling dalam agar merasakan adanya bisikan kalbu yang membawa kita kepada petunjukNya, dan mendapatkan kelapangan dada didalam setiap langkah kita.
Oh janganlah berputus asa, sebab putus asa adalah dosa, sayangilah dirimu, betapa mulianya hingga manusia terpilih sebagai makhluk yang paling mulia diatas bumi ini.
Hanya kepadaMulah aku memohon ditunjukkan jalan yang lurus yang mendapat ridhoMu, dan safaatMu.
Selasa, 21 September 2010
KESABARAN MANUSIA
Sabar adalah salah satu sifat manusia yang dituntut keberadaannya secara mutlak dan harus bersandar didalam hati yang paling dalam dan setiap saat selalu membimbing langkah kita menuju kebenaran. Sabar adalah potensi yang sangat mutlak diperlukan untuk membuahkan energi yang sangat besar didalam mewujudkan suatu keinginan. Teliti dan jeli adalah wujud nyata dari sifat sabar didalam mengerjakan sesuatu. Dengan demikian sabar adalah mutlak diperlukan didalam kehidupan agar orang tidak merugi didalam kehidupannya.
Sabar dan kesabaran akan terwujud apabila :
A. Kemampuan kecerdasan Rokhaniah.
1. Jangan mengharap pujian tetapi kerjakan dengan baik dan benar.
2. Menyadari bahwa ada keterbatasan dalam diri manusia.
3. Lihatlah, dengarlah, rasakanlah yang baik-baik saja, agar dapat berjalan
dengan tenang.
4. Lingkungan sangat besar, pilihlah yang terbaik agar tidak jatuh kedalam
gelombang amarah.
5. Banyak jalan untuk menuju keberhasilan.
B. Kemampuan Kecerdasan Emotional.
1. Menyadari bahwa manusia mempunyai rasa ego yang sangat tinggi.
2. Menyadari bahwa ketenangan akan menghasilkan keberhasilan.
3. Menyadari bahwa percaya diri membangkitkan semangat yang tinggi.
4. Menyadari bahwa rasa cemas dan keputus asaan akan membawa ketidak
berhasilan.
5. Menyadari bahwa didalam diri ada control yang sangat baik dan tinggi.
C. Kemampuan Kecerdasan Intelektual.
1. Rencanakan sesuatu aktivitas dengan prosedur yang benar.
2. Perhitungkan secara masak dan kerjakan sesuai dengan perhitungan tersebut.
3. Kerjakan dengan teliti dan jeli agar menghasilkan sesuatu yang baik.
4. Kerjakanlah dengan kesalahan yang seminim mungkin.
5. Kerjakanlah dengan membuat kisaran yang mendekati kebenaran.
6. Periksalah hasil pekerjaan dengan benar.
Dengan memamfaatkan ketiga kecerdasan didalam diri manusia, dan menyadari bahwa segala gerak dan aktivitas tidak luput dari ketiganya, maka insya Alloh kesabaran didalam segala langkah didalam kehidupan akan terwujud. Dan efek sinergis dari kesabaran tersebut adalah keberhasilan, sebab dari kontaminasi ketiga kecerdasan itu menimbulkan semangat yang tinggi dan menekan sifat-sifat kemalasan dan amarah.
Sabar dan kesabaran akan terwujud apabila :
A. Kemampuan kecerdasan Rokhaniah.
1. Jangan mengharap pujian tetapi kerjakan dengan baik dan benar.
2. Menyadari bahwa ada keterbatasan dalam diri manusia.
3. Lihatlah, dengarlah, rasakanlah yang baik-baik saja, agar dapat berjalan
dengan tenang.
4. Lingkungan sangat besar, pilihlah yang terbaik agar tidak jatuh kedalam
gelombang amarah.
5. Banyak jalan untuk menuju keberhasilan.
B. Kemampuan Kecerdasan Emotional.
1. Menyadari bahwa manusia mempunyai rasa ego yang sangat tinggi.
2. Menyadari bahwa ketenangan akan menghasilkan keberhasilan.
3. Menyadari bahwa percaya diri membangkitkan semangat yang tinggi.
4. Menyadari bahwa rasa cemas dan keputus asaan akan membawa ketidak
berhasilan.
5. Menyadari bahwa didalam diri ada control yang sangat baik dan tinggi.
C. Kemampuan Kecerdasan Intelektual.
1. Rencanakan sesuatu aktivitas dengan prosedur yang benar.
2. Perhitungkan secara masak dan kerjakan sesuai dengan perhitungan tersebut.
3. Kerjakan dengan teliti dan jeli agar menghasilkan sesuatu yang baik.
4. Kerjakanlah dengan kesalahan yang seminim mungkin.
5. Kerjakanlah dengan membuat kisaran yang mendekati kebenaran.
6. Periksalah hasil pekerjaan dengan benar.
Dengan memamfaatkan ketiga kecerdasan didalam diri manusia, dan menyadari bahwa segala gerak dan aktivitas tidak luput dari ketiganya, maka insya Alloh kesabaran didalam segala langkah didalam kehidupan akan terwujud. Dan efek sinergis dari kesabaran tersebut adalah keberhasilan, sebab dari kontaminasi ketiga kecerdasan itu menimbulkan semangat yang tinggi dan menekan sifat-sifat kemalasan dan amarah.
KECERDASAN MANUSIA.
Kecerdasan manusia fungsi dari kecerdasan rukhaniah, kecerdasan intelektual, dan kecerdasan emosional.
Kecerdasan rokhaniah :
1. Bagaimana agar kebijakan yang dibuat manusia tidak memperdaya dirinya sendiri.
2. Bagaimana agar kebijakan manusia lebih banyak manfaatnya dari pada ruginya.
3. Bagaimana agar menyadari bahwa manusia ada batas kesanggupan memanfaatkan daya nalarnya.
4. Bagaimana mengkondisikan kestabilan antara rasio dan rasa sehingga bisa menuntun jalan yang terbaik.
5. Bagaimana memanfaatkan mud-mud yang baik, sesuatu yang baru itu datangnya secara tiba-tiba dan hilang bila tidak diverifikasikan.
6. dll
Kecerdasan emosional :
1. Bagaimana mengubah amarah menjadi energi potensial yang sangat besar didalam menunjang karer seseorang.
2. Bagaimana memupuk kesabaran didalam segala kegiatan kehidupan manusia.
3. Bagaimana mewujudkan ketulusan didalam kegiatan kehidupan manusia.
4. Bagaimana menanamkan cinta kasih terhadap sesama khususnya dan alam sekitarnya pada umumnya.
5. Bagaimana agar tidak terhanyut dalam kesedihan yang berlarut-larut.
6. dll
Kecerdasan intelektual :
1. Bakat alam yang dibawa sejak lahir dengan didampingi kemampuan kecerdasan emosional dan kecerdasan rokhaniah.
Kecerdasan rokhaniah :
1. Bagaimana agar kebijakan yang dibuat manusia tidak memperdaya dirinya sendiri.
2. Bagaimana agar kebijakan manusia lebih banyak manfaatnya dari pada ruginya.
3. Bagaimana agar menyadari bahwa manusia ada batas kesanggupan memanfaatkan daya nalarnya.
4. Bagaimana mengkondisikan kestabilan antara rasio dan rasa sehingga bisa menuntun jalan yang terbaik.
5. Bagaimana memanfaatkan mud-mud yang baik, sesuatu yang baru itu datangnya secara tiba-tiba dan hilang bila tidak diverifikasikan.
6. dll
Kecerdasan emosional :
1. Bagaimana mengubah amarah menjadi energi potensial yang sangat besar didalam menunjang karer seseorang.
2. Bagaimana memupuk kesabaran didalam segala kegiatan kehidupan manusia.
3. Bagaimana mewujudkan ketulusan didalam kegiatan kehidupan manusia.
4. Bagaimana menanamkan cinta kasih terhadap sesama khususnya dan alam sekitarnya pada umumnya.
5. Bagaimana agar tidak terhanyut dalam kesedihan yang berlarut-larut.
6. dll
Kecerdasan intelektual :
1. Bakat alam yang dibawa sejak lahir dengan didampingi kemampuan kecerdasan emosional dan kecerdasan rokhaniah.
ILMU
Ilmu dalam perwujudannya terbagi dalam dua kategori, yaitu :
1. Metaphora, ilmu-ilmu yang diperoleh dari penelitian dan penelaahan alam dan atau dari buku-buku yang tersedia, baik buku-buku ilmu-ilmu Pasti, ilmu-ilmu Sosial, dan ilmu-ilmu Psikologi. Keduanya saling berhubungan secara signifikan, dimana penelitian alam ditunjang dari adanya buku-buku, dan buku-buku yang ada merupakan hasil dari penelitian alam.
2. Metaphisika, ilmu-ilmu yang diluar metaphora, sesuatu yang ada tetapi tidak kelihatan adanya.
Contohnya : Bagaimana saudara tahu tentang kebahagiaan, darimana dan bagaimana menciptakan kebahagiaan. Rasanya sulit untuk dianalisa secara pasti, sebab sesuatu yang dikategorikan membahagiakan, ternyata tidak. Kebahagiaan dapat diciptakan dengan adanya uang , tetapi ternyata tidak selamanya benar, sebab dengan adanya uang yang menjadi hak milik seseorang malah membingungkan dan menakutkan.
Lalu dimana munculnya kebahagiaan, didalam hati dan masing-masing orang adalah relatif dalam menafsirkan kebahagiaan.
Bagaimana dengan Alloh, sulit untuk dilihat wujudnya, tetapi dapat dirasakan kehadirannya, ketika kita sholat bahkan ketika kita masuk tempat ibadah. Sejuk, damai, tenang dan sangat menyenangkan. Itulah buah dari kepercayaan kita yang sangat agung, iman kita yang mantap. Betapa senangnya apabila setiap detik, setiap waktu kita merasakan rahmatNya.
Kedua peristiwa itu ada, dan adanya karena adanya ilmu metaphisika, aturan yang tersusun dan tertulis secara benar.
Jadi ilmu adalah perwujudan metaphora dan metaphisikan didalam kehidupan nyata sehingga mempermudah segala persoalan yang ada.
1. Metaphora, ilmu-ilmu yang diperoleh dari penelitian dan penelaahan alam dan atau dari buku-buku yang tersedia, baik buku-buku ilmu-ilmu Pasti, ilmu-ilmu Sosial, dan ilmu-ilmu Psikologi. Keduanya saling berhubungan secara signifikan, dimana penelitian alam ditunjang dari adanya buku-buku, dan buku-buku yang ada merupakan hasil dari penelitian alam.
2. Metaphisika, ilmu-ilmu yang diluar metaphora, sesuatu yang ada tetapi tidak kelihatan adanya.
Contohnya : Bagaimana saudara tahu tentang kebahagiaan, darimana dan bagaimana menciptakan kebahagiaan. Rasanya sulit untuk dianalisa secara pasti, sebab sesuatu yang dikategorikan membahagiakan, ternyata tidak. Kebahagiaan dapat diciptakan dengan adanya uang , tetapi ternyata tidak selamanya benar, sebab dengan adanya uang yang menjadi hak milik seseorang malah membingungkan dan menakutkan.
Lalu dimana munculnya kebahagiaan, didalam hati dan masing-masing orang adalah relatif dalam menafsirkan kebahagiaan.
Bagaimana dengan Alloh, sulit untuk dilihat wujudnya, tetapi dapat dirasakan kehadirannya, ketika kita sholat bahkan ketika kita masuk tempat ibadah. Sejuk, damai, tenang dan sangat menyenangkan. Itulah buah dari kepercayaan kita yang sangat agung, iman kita yang mantap. Betapa senangnya apabila setiap detik, setiap waktu kita merasakan rahmatNya.
Kedua peristiwa itu ada, dan adanya karena adanya ilmu metaphisika, aturan yang tersusun dan tertulis secara benar.
Jadi ilmu adalah perwujudan metaphora dan metaphisikan didalam kehidupan nyata sehingga mempermudah segala persoalan yang ada.
Langganan:
Komentar (Atom)