Hidup ini adalah ujian, jadi sudah sewajarnya bila kita merasa resah, gelisah, susah, sedih dan cemas. K0ndisi yang demikian ini akan menyebabkan hati kita menjadi keras, dan kerasnya hati inilah yang menyebabkan kondisi hidup kita semakin parah. Kita tidak akan merasakan kebahagiaan.
Salah satu cara untuk menghilangkan kondisi yang demikian adalah dengan berbuat baik kepada orang lain, atau berbudi baik kepada orang lain. Dengan berbuat baik kepada orang lain lain InsyaAlloh semua akan sirna, kegelisahan, kesedihan, kesusahan, atau kecemasan, tetapi dengan syarat tanpa mengharap imbalan materi. Hati kita akan menjadi cerah, putih bersih dan mudah untuk menerima hidayah Alloh SWT.
Pakar kejiwaan mengatakan : " anda akan merasa bahagia apabila melihat orang lain bahagia, anda akan merasa bahagia apabila anda menjadi penyebab kebahagiaan orang lain " Theodhore Drezz dari Amerika.
" Bila seseorang ingin mendapatkan kenikmatan hidup, hendaknya ia berperan juga dalam membawa kenikmatan orang lain, karena kenikmatan seseorang itu tergantung atas kenikmatan orang lain. Begitu juga kenikmatan orang lain tergantung kepada kenikmatan seseorang ".
Ini bukan sekedar teori, tapi cobalah pasti kamu akan mersakan perubahan didalam kehidupanmu, baik jiwa dan raga. Jiwa akan menjadi cerah bersinar, dan raga akan menjadi sehat segar dan bugar.
Sebagai contoh, didalam kegelapan, kalau kita menyalakan lanpu maka orang lain disekitar kita akan merasakan terang, begitu juga kalau orang lain menyalakan lanpu maka kita yang disekitarnya akan merasakan terang. Dan seandainya kita menyalakan lampu untuk kegelapannya orang lain, maka kitapun merasakan terangnya bukan, bukan dia saja tetapi kita tidak dirugikan tetapi merasakan terangnya juga, sebaliknya bila orang lain menyalakan lanpu untu kita.
Jadi janganlah menjadikan sesuatu yang terang menjadi gelap, atau yang gelap malah digelapkan. Maka padamlah hati kita. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang selalu menerima hidayahNya.